Templates by BIGtheme NET

Training

 
Apa itu “Training”…?

Training adalah sebuah dunia yang penuh pembelajaran, dimana proses belajar di dalamnya penuh dengan kreativitas sehingga belajar dapat dilakukan dalam nuansa dan suasana kondusif. Dengan segala kelebihannya, Training tidak sekedar menjadi ajang transfer ilmu, namun juga transfer nilai dan output yang diharapkan adalah terjadinya perubahan sikap, tercapainya skill, dan meningkatnya profesionalitas trainee.

Dalam kenyataannya, masyarakat masih banyak yang belum bisa membedakan antara Training, ceramah, ta’lim, mengajar, dan forum-forum ilmu lainnya. Hal ini menyebabkan munculnya sebuah pandangan bahwa jika ada sesi materi, maka setiap pemberi materi adalah trainer. Akibatnya, terjadi penyempitan makna akan pengertian trainer dan proses Training itu sendiri. Ini tentu sebuah kondisi yang harus diluruskan. Dengan memahami makna sebenarnya dari Training, maka proses perancangan dan persiapan sebuah Training pun akan lebih maksimal.

Lalu, apa ciri khusus yang membedakan antara Training dan forum ilmu lainnya?

Mari kita bedah dari akar katanya…

Training, berasal dari kata Train yang artinya berlatih, diberi akhiran ing yang membuatnya memiliki makna proses berlatih.

Untuk melihat lebih mendalam tentang Training, dapat digunakan analogi berlatih sepak bola.

Saya menggunakan analogi sepak bola, karena dalam latihannya, ada proses berlatih. Coba anda bayangkan, saat anda berlatih sepak bola, apa saja yang perlu ada sehingga proses berlatih dapat dijalankan dengan baik?

1. Coach

Proses berlatih yang baik dapat dilakukan dengan adanya coach, atau yang disebut dengan pelatih. Dalam latihan sepak bola, pelatih bisa satu orang, bisa lebih dari satu orang (asisten pelatih, pelatih kiper dsb). Dalam Training diwakili oleh Trainer. Jumlahnya pun bisa satu dan bisa banyak. Misalnay sang trainer dibantu asisten trainer, fasilitator dsb, semuanya adalah bagian dari tim trainer.

2. Player

Dalam proses berlatih sepak bola, tentu harus ada pemainnya. Jika hanya pelatih, siapa yang akan dilatih? Dalam Training, Player diwakili oleh Trainee, atau dalam bahasa kita adalah peserta Training. Tanpa Trainee, Training tidak bisa dilaksanakan.

3. Field

Berlatih sepak bola butuh lapangan? pasti! Lapangan yang dipakia bisa dimana saja. Namun, semakin KHUSUS lapangan yang dipakai, semakin baik proses berlatih yang dilakukan. Dalam Training, diwakili oleh Training Class, Training Field, atau Training Area. Sama dengan sepak bola, semakin khusus tempat dilaksanakannya Training (dalam hal ini, disiapkan secara khusus dengan kriteria-kriteria yang dibutuhkan untuk mendukung proses Training), maka semakin baik.

4. Content

Dalam proses berlatih sepak bola, tentu ada konten atau muatan materi yang disampaikan. Misalnya coach memberikan materi mengenai bagaimana cara yangbaik untuk melakukan jebakan offside, dsb. Dalam Training, harus jelas Content atau muatan materinya. Apa yang akan diberikan, sehingga terjadi perubahan pada diri trainee.

5. Tools

Saat anda berlatih sepak bola, tools apa saja yang anda butuhkan? bola, gawang, palang, sepatu sepak bola, dsb. Dalam Training, Tools pun diperlukan, dan hal ini tergantung konten yang diberikan. Misalnya, saat memberikan Training mengenai Team Building, dan sudah jelas simulasi yang dilakukan, baru menentukan tools-nya, apakah butuh tali, bola, pipa, dan alat-alat lainnya.

6. Rules

Setiap proses berlatih sepak bola, pasti ada aturan main yang harus ditaati oleh para pemain dan pelatih, sehingga proses berlatih menjadi lancar dan meminimasi gangguan-gangguan. Dalam Training, dibuat sebuah kondisi yang kondusif agar para trainee dapat mengikuti Training dengan baik. itulah Rules. Bentuknya dapat berupa aturan untuk mematikan HP selama sesi pelatihan, mengikuti seluruh rangkaian acara, dan aturan-aturan main lainnya.

7. Process

Setelah semua alat dan bahan tersedia, untuk dapat disebut berlatih sepak bola, perlu adanya proses latihan itu sendiri. Jika anda melihat proses berlatih dalam sepak bola, tentu harus ada keterlibatan dari setiap pemain untuk ikut mencoba apa yang menjadi konten pelatihan, sesuai dengan peran dan posisi masing-masing. Dalam Training, Process atau prosesnya perlu diperhatikan, dalam hal ini, perlu ada keterlibatan dari para trainee, untuk ikut berlatih tentang konten yang diberikan, sehingga proses Training maksimal untuk semua trainee.

Untuk merancang sebuah Training yang baik, 7 aspek tersebut harus diperhatikan, untuk mendukung tujuan dari Training itu sendiri. Inilah yang membedakan Training dengan forum ilmu yang lain, dimana Training sangat memperhatikan detil, dan dengan memberlakukan 7 aspek tersebut, maka sebuah Training dapat dirancang dan dilakukan dengan penuh kreativitas, dengan tujuan seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, yaitu tidak sekedar menjadi ajang transfer ilmu, namun juga transfer nilai dan output yang diharapkan adalah terjadinya perubahan sikap, tercapainya skill, dan meningkatnya profesionalitas trainee.

Dikutip dari: http://www.insanmudatc.wordpress.com

Copyright © 2014 SN Center. All Rights Reserved. By SN Academy Center